Invoice, resi, konfirmasi pesanan, reset kata sandi — email yang justru ditunggu pelanggan Anda. InSend mengirimkannya lewat REST API atau SMTP, lengkap dengan DKIM, penanganan bounce, pelacakan, dan pengelolaan reputasi IP. Tanpa menitipkan data pelanggan Anda ke pihak ketiga.
curl -X POST https://insend.co.id/v1/mail/send \
-H "Authorization: Bearer ins_live_..." \
-H "Content-Type: application/json" \
-d '{
"from": { "email": "no-reply@toko.co.id" },
"to": [{ "email": "pelanggan@example.com" }],
"subject": "Invoice INV-1001",
"html": "<p>Terima kasih atas pesanan Anda.</p>"
}'
# 202 Accepted
# { "accepted": 1, "messages": [{ "status": "queued", "message_id": "..." }] }Standar email yang ditegakkan, bukan sekadar didukung
< 1 detik
Dari panggilan API ke antrean
Aplikasi Anda dapat jawaban seketika; pengiriman dikerjakan di latar
12×
Percobaan ulang otomatis
Server tujuan sedang sibuk bukan berarti email Anda hilang
2048 bit
Kunci DKIM per domain
Dibuat otomatis, disimpan terenkripsi AES-256-GCM
100%
Data tetap di server Anda
Tidak ada pihak ketiga yang menyimpan isi email pelanggan Anda
Kemampuan
Bagian tersulit dari mengirim email bukan mengirimnya, melainkan membuatnya sampai ke kotak masuk dan tetap sampai di sana bulan depan. Setiap kemampuan di bawah ini ada karena satu alasan yang jelas.
REST API untuk aplikasi baru, SMTP submission untuk aplikasi lama yang hanya bisa mengirim lewat SMTP. Ganti host SMTP Anda ke InSend, pakai API key sebagai kata sandi, selesai — tidak perlu menulis ulang apa pun.
DKIM ditandatangani per domain, SPF dan DMARC diperiksa otomatis ke DNS, dan return-path VERP menyelaraskan SPF dengan DMARC. Empat record DNS, lalu dashboard memberi tahu persis mana yang belum benar dan kenapa.
IP pool berdedikasi per pelanggan, penjadwal pemanasan bertahap untuk IP baru, dan pembatas laju per kombinasi IP dan penyedia penerima. Gmail, Outlook, dan Yahoo punya batas masing-masing — InSend menghormatinya supaya Anda tidak diblokir.
Alamat yang mati masuk suppression list otomatis, keluhan spam lewat feedback loop dicatat, dan setiap pantulan dikaitkan kembali ke pesan asalnya lewat VERP — bukan ditebak dari header.
Riwayat perjalanan tiap pesan, balasan mentah server tujuan, open dan klik, plus webhook bertanda tangan HMAC yang memberitahu aplikasi Anda tanpa perlu menanyai API terus-menerus.
PDF invoice, gambar inline, template dengan variabel, dan subaccount untuk memisahkan kuota per aplikasi atau per klien — dengan tagihan yang tetap menyatu di satu tempat.
Deliverability
Pelanggan yang tidak menerima invoice akan menelepon. Yang tidak menerima reset kata sandi akan berhenti memakai aplikasi Anda. Karena itu deliverability di InSend bukan janji pemasaran — ia diterjemahkan menjadi mekanisme yang bisa Anda periksa sendiri.
Yang tidak kami janjikan: angka ajaib “99% masuk inbox”. Tidak ada penyedia mana pun yang bisa menjamin itu, karena keputusan akhir ada di Gmail, Outlook, dan Yahoo — bukan di pengirim. Yang bisa dijamin adalah setiap faktor yang memang berada dalam kendali pengirim sudah dikerjakan dengan benar.
SPF, DKIM, dan DMARC bukan tambahan yang menyusul. Domain tidak bisa dipakai mengirim sebelum keempat record DNS-nya terverifikasi.
Hard bounce dan keluhan spam langsung masuk suppression list. Mengirim berulang ke alamat mati adalah cara tercepat merusak reputasi — di sini itu dicegah, bukan dibiarkan.
Rasio bounce dan keluhan tiap pelanggan dinilai berkala. Akun bermasalah ditandai lalu dihentikan otomatis sebelum sempat menjatuhkan reputasi IP bersama.
Penyedia besar curiga pada IP yang tiba-tiba mengirim ribuan email. Penjadwal pemanasan menaikkan jatah harian bertahap sesuai kurva yang sudah terbukti.
Cara kerja
Pasang empat record DNS yang ditampilkan dashboard, klik Verifikasi. Setiap record punya tombol salin dan penjelasan bila belum benar.
Satu permintaan JSON, atau arahkan SMTP aplikasi lama Anda ke InSend dengan API key sebagai kata sandi.
Domain, kuota, suppression list, dan aturan lampiran diperiksa; MIME dirakit dan ditandatangani DKIM; lalu diserahkan ke MX tujuan dari IP yang sesuai jatahnya.
Terkirim, dibuka, diklik, memantul, atau dilaporkan spam — semuanya tercatat, terlihat di dashboard, dan bisa dikirim ke aplikasi Anda lewat webhook.
Status queued berarti diterima, bukan sampai. API menjawab seketika lalu menyerahkan pekerjaan ke worker terpisah. Kalau server tujuan sedang menolak sementara, pesan dicoba ulang sampai 12 kali dengan jeda menaik — aplikasi Anda tidak perlu ikut menunggu, dan pelanggan Anda tidak perlu tahu ada yang sempat tersendat.
Integrasi
API-nya JSON biasa di atas HTTPS, jadi bahasa apa pun yang bisa memanggil HTTP sudah cukup. Punya aplikasi lama yang hanya bisa SMTP? Itu pun tidak perlu diubah.
curl -X POST https://insend.co.id/v1/mail/send \
-H "Authorization: Bearer ins_live_..." \
-H "Content-Type: application/json" \
-d '{
"from": { "email": "no-reply@toko.co.id" },
"to": [{ "email": "pelanggan@example.com" }],
"subject": "Invoice INV-1001",
"html": "<p>Terima kasih atas pesanan Anda.</p>"
}'const res = await fetch("https://insend.co.id/v1/mail/send", {
method: "POST",
headers: {
Authorization: `Bearer ${process.env.INSEND_API_KEY}`,
"Content-Type": "application/json",
},
body: JSON.stringify({
from: { email: "no-reply@toko.co.id" },
to: [{ email: "pelanggan@example.com" }],
subject: "Invoice INV-1001",
html: "<p>Terima kasih atas pesanan Anda.</p>",
}),
});import os, requests
requests.post(
"https://insend.co.id/v1/mail/send",
headers={"Authorization": f"Bearer {os.environ['INSEND_API_KEY']}"},
json={
"from": {"email": "no-reply@toko.co.id"},
"to": [{"email": "pelanggan@example.com"}],
"subject": "Invoice INV-1001",
"html": "<p>Terima kasih atas pesanan Anda.</p>",
},
)Host : smtp.insend.co.id
Port : 2525 (STARTTLS)
Username : nama tenant Anda
Password : ins_live_... (API key)
# Laravel, WordPress, ERP lama, printer jaringan —
# apa pun yang bisa mengirim SMTP, bisa memakai InSend
# tanpa satu baris kode pun diubah.Contoh siap pakai untuk PowerShell, Python, Node.js, PHP, Go, dan Java — sudah terisi API key Anda sendiri — tersedia langsung di halaman API key setelah Anda masuk.
Perbandingan
Menyewa layanan email pihak ketiga itu cepat dan nyaman — dan untuk sebagian perusahaan memang pilihan yang tepat. Tabel ini jujur soal apa yang Anda tukar.
| Hal | InSend (dijalankan sendiri) | Layanan pihak ketiga |
|---|---|---|
| Isi email dan daftar penerima | Tetap di server Anda | Tersimpan di server penyedia |
| Reputasi IP | Milik Anda, bisa berdedikasi | Berbagi dengan pengirim lain |
| Harga saat volume naik | Turun per seribu email | Umumnya naik bertingkat |
| Akun ditutup sepihak | Kebijakan ada di tangan Anda | Risiko nyata, sering tanpa banding |
| Log pengiriman | Selengkap yang Anda mau | Sering dibatasi 7–30 hari |
| Kustomisasi | Kode terbuka untuk Anda ubah | Sebatas yang disediakan |
Untuk siapa
Kalau sebuah email membuat telepon berdering ketika ia tidak sampai, email itu transaksional — dan di situlah InSend bekerja.
Konfirmasi pesanan, resi pengiriman, invoice, dan notifikasi pembayaran — email yang justru ditunggu penerimanya.
Verifikasi akun, reset kata sandi, dan notifikasi sistem. Email yang telat satu menit saja sudah terasa rusak bagi pengguna.
Status muatan, dokumen pengapalan, dan pemberitahuan tiba — dengan lampiran PDF yang menyatu rapi di MIME.
Tagihan berkala dan pengingat jatuh tempo, dengan jejak lengkap kapan tiap pesan terkirim dan dibuka.
Subaccount memisahkan kuota dan reputasi tiap klien, tetapi tagihannya tetap satu untuk Anda.
Regulasi internal, kedaulatan data, atau audit — isi email tidak pernah meninggalkan infrastruktur Anda.
Harga
Kuota bulanan sudah termasuk di tiap paket. Lewat dari itu, Anda hanya membayar per seribu email berikutnya — dan tarifnya turun saat volume naik. Tanpa biaya penyiapan, tanpa kontrak tahunan.
Mencoba dan aplikasi kecil
Rp0selamanya
1.000 email / bulan sudah termasuk
Bisnis yang sedang tumbuh
Rp150.000per bulan
50.000 email / bulan sudah termasuk
Selebihnya Rp1.500 per 1.000 email berikutnya
Volume besar dan agensi
Rp900.000per bulan
500.000 email / bulan sudah termasuk
Selebihnya Rp1.200 per 1.000 email berikutnya
Volume lebih dari 500.000 email per bulan, atau butuh IP berdedikasi lebih dari satu? Harga khusus bisa disepakati per akun — hubungi kami.
Keamanan
Server email adalah sasaran yang menarik: ia bisa dipakai mengirim spam, dan ia menyimpan kunci penandatangan atas nama domain pelanggan. Dua risiko khas itu — open relay dan backscatter — ditutup di kode, bukan diserahkan ke konfigurasi.
Isolasi antar pelanggan ditegakkan sampai lapisan data: satu pelanggan tidak bisa mengirim atas nama domain pelanggan lain, dan tidak bisa membaca pesan yang bukan miliknya. Setiap tindakan administratif meninggalkan jejak beserta pelaku, waktu, dan IP asalnya.
Teknologi
Go
Mesin pengiriman, API, dan seluruh layanan latar
PostgreSQL
Pesan, kuota atomik, dan riwayat kejadian
NATS JetStream
Antrean tahan mati listrik dengan pengiriman terjamin
Next.js
Dashboard dengan tema terang dan gelap
MTA-nya ditulis sendiri, bukan membungkus Postfix. Itu yang membuat pengelolaan IP pool, pemanasan bertahap, throttle per penyedia penerima, dan korelasi pantulan lewat VERP bisa dikendalikan langsung dari dashboard — bukan lewat berkas konfigurasi yang harus disunting di server.
Pertanyaan umum
Email transaksional dipicu oleh perbuatan penerimanya sendiri — memesan barang, mendaftar, meminta reset kata sandi. Email itu ditunggu, jadi tingkat bukanya tinggi dan keluhannya rendah. Mencampurnya dengan blast promosi di jalur yang sama adalah cara paling umum merusak reputasi pengirim, dan InSend dirancang untuk yang pertama.
Menambahkan domain butuh empat record DNS. Setelah propagasi DNS selesai — biasanya beberapa menit sampai beberapa jam, tergantung penyedia domain Anda — tombol Verifikasi akan menghijau dan Anda bisa langsung mengirim. Kirim uji bisa dilakukan dari dashboard tanpa menulis kode.
Bisa, dan itu memang salah satu alasan SMTP submission ada. Arahkan host SMTP aplikasi Anda ke InSend, pakai API key sebagai kata sandi. Kuota, suppression list, dan aturan lampiran yang sama tetap berlaku — jalur masuknya berbeda, aturannya satu.
Dashboard menampilkan balasan mentah dari server tujuan, jadi penyebabnya terlihat, bukan ditebak. Yang paling sering: DNS belum lengkap, isi email terlalu mirip promosi, atau daftar penerima berisi alamat lama yang sudah mati. Ketiganya terbaca dari halaman Pesan dan Domain.
Tidak. InSend berjalan di infrastruktur Anda sendiri. Isi email, daftar penerima, dan log pengiriman tersimpan di basis data Anda, bukan di server penyedia luar. Itulah perbedaan mendasar dengan menyewa layanan email pihak ketiga.
Kegagalan sementara dicoba ulang otomatis sampai 12 kali dengan jeda menaik. Kegagalan permanen dicatat beserta alasannya, dan alamatnya masuk suppression list bila memang alamat itu yang bermasalah. Pesan yang gagal juga bisa dikirim ulang dari dashboard dengan satu tombol.
Masuk ke dashboard, daftarkan domain pengirim, pasang empat record DNS, lalu kirim email uji langsung dari peramban. Seribu email pertama tiap bulan gratis, tanpa kartu kredit.
© 2026 PT UNIAIR. InSend — platform email transaksional.